Apa Itu Konjugasi Tidak Beraturan?
Kebanyakan kata kerja dan kata sifat bahasa Korea mengikuti aturan konjugasi yang dapat diprediksi. Saat Anda menambahkan akhiran seperti -아요/어요 , Anda biasanya bisa menebak hasilnya.
Namun, beberapa kata kerja dan kata sifat memiliki kata dasar yang berubah dengan cara yang tidak terduga. Hal ini biasanya terjadi ketika kata dasar bertemu dengan akhiran yang dimulai dengan vokal.
Ini disebut konjugasi tidak beraturan (불규칙 활용). Perubahan ini tidak acak; mereka mengikuti pola khusus mereka sendiri. Pelajaran ini akan memperkenalkan Anda pada beberapa pola yang paling umum yang akan Anda temui sebagai pemula.
Kata Tidak Beraturan 'ㅂ' (ㅂ 불규칙)
Ini adalah pola yang sangat umum, terutama dengan kata kerja deskriptif (kata sifat).
Aturannya
Ketika kata dasar kata kerja atau kata sifat berakhiran ㅂ dan diikuti oleh vokal (seperti dalam -아요/어요 ), maka ㅂ dihilangkan dan 우 ditambahkan ke kata dasar. Huruf 우 ini kemudian bergabung dengan vokal berikutnya.
우 + 어요 menjadi 워요
우 + 아요 menjadi 와요
Contoh
Bentuk Kamus · Kata Dasar · Konjugasi · Hasil
덥다 · 덥 · 덥 + 어요 → 더 + 우 + 어요 · 더워요
춥다 · 춥 · 춥 + 어요 → 추 + 우 + 어요 · 추워요
어렵다 · 어렵 · 어렵 + 어요 → 어려 + 우 + 어요 · 어려워요
Pengecualian Khusus: 돕다 & 곱다
Untuk 돕다 (membantu) dan 곱다 (cantik/bagus), huruf ㅂ berubah menjadi 오 bukan 우 .
돕다 → 돕 + 아요 → 도 + 오 + 아요 → 도와요
Waspadai kata kerja beraturan! Tidak semua kata kerja yang berakhiran ㅂ adalah tidak beraturan. Kata-kata seperti 입다 (memakai) dan 잡다 (menangkap) berkonjugasi secara normal: 입어요 , 잡아요 .
Kata Tidak Beraturan 'ㄷ' (ㄷ 불규칙)
Pola ini berlaku untuk beberapa kata kerja aksi yang umum.
Aturannya
Ketika kata dasar kata kerja berakhiran ㄷ dan diikuti oleh vokal, maka ㄷ berubah menjadi ㄹ .