Menghubungkan Dua Kalimat Pendek
Dalam bahasa Korea, Anda tidak harus selalu berbicara dalam kalimat pendek yang terputus-putus.
Anda dapat menghubungkan dua ide menjadi satu kalimat natural dengan mengubah akhiran kalimat pertama.
Alih-alih mengakhiri kalimat pertama dengan akhiran standar seperti -아요 atau -어요 , Anda menggantinya dengan akhiran penghubung .
Hanya Satu Akhiran Terakhir
Saat Anda menghubungkan dua kalimat, kalimat pertama kehilangan akhiran akhirnya.
Kalimat gabungan hanya memiliki satu akhiran di bagian paling akhir.
Kalimat terpisah
비가 와요.
집에 있어요.
Kalimat gabungan
비가 와서 집에 있어요. (Hujan turun, jadi saya ada di rumah.)
Contoh: Menyatakan Alasan
Mari kita lihat bagaimana kalimat berubah ketika kita menghubungkannya untuk menunjukkan alasan.
Kita mengganti akhiran pertama dengan penghubung yang berarti "jadi" atau "karena."
Kalimat 1 · Kalimat 2
배가 고파요. · 밥을 먹어요.
Kalimat gabungan
배가 고파서 밥을 먹어요. (Saya lapar, jadi saya makan.)
Contoh: Menyatakan Pertentangan
Kita juga bisa menghubungkan kalimat untuk menunjukkan pertentangan, seperti "tapi."
Sekali lagi, kita menghilangkan akhiran akhir dari kalimat pertama dan menyambungkannya dengan akhiran penghubung.
Kalimat 1 · Kalimat 2
바빠요. · 운동해요.
Kalimat gabungan
바쁘지만 운동해요. (Saya sibuk, tapi saya berolahraga.)