Aturan Pola Dasar: -(으)면 (Jika/Saat)
Pola -(으)면 melekat pada kata dasar kata kerja atau kata sifat untuk membuat klausa kondisional, yang berarti "jika" atau "saat".
Pembentukan
Kata dasar berakhiran vokal atau ㄹ + -면
가다 (pergi) → 가면 (jika/saat pergi)
알다 (tahu) → 알면 (jika tahu) Catatan: ㄹ tidak dihilangkan.
Kata dasar berakhiran konsonan + -으면
먹다 (makan) → 먹으면 (jika/saat makan)
있다 (punya/ada) → 있으면 (jika punya/ada)
Penggunaan
Pola ini menetapkan suatu kondisi (klausa -(으)면) dan hasil (klausa utama). Pola ini sangat serbaguna dan dapat digunakan untuk situasi hipotetis, kebenaran umum, atau tindakan berurutan.
Hipotetis: 비 오면 안 가. (Jika hujan, saya tidak akan pergi.)
Kebenaran Umum: 배고프면 예민해져. (Saat saya lapar, saya menjadi sensitif.)
Tindakan Berurutan: 도착하면 연락해. (Saat kamu sampai, hubungi saya.)
비 오면 안 가. / 배고프면 예민해져. / 도착하면 연락해. / 돈 있으면 나 좀 줘.
Nuansa: "Jika" vs. "Saat"
Meskipun -(으)면 diterjemahkan menjadi "jika" dan "saat", konteks menentukan padanan bahasa Indonesia yang terbaik. Penutur bahasa Korea sering kali tidak membedakan keduanya seketat penutur bahasa Inggris atau Indonesia.
"Jika" (Pengandaian)
Penggunaan ini menyiratkan kondisi hipotetis atau tidak pasti. Peristiwa dalam klausa -(으)면 mungkin terjadi atau mungkin tidak.
비싸면 안 사. (Jika mahal, saya tidak akan beli.) — Anda belum tahu harganya.
합격하면 한턱쏴. (Jika kamu lulus, traktir saya.) — Kelulusan ujian tidak dijamin.
"Saat" (Waktu)
Penggunaan ini menyiratkan kondisi yang diharapkan atau pasti terjadi. Ini menetapkan urutan waktu: "Saat A terjadi, maka B terjadi."
집에 가면 씻어. (Saat kamu sampai di rumah, mandilah.) — Diasumsikan Anda akan pulang ke rumah.
끝나면 전화해. (Saat kamu selesai, telepon saya.) — Diasumsikan Anda akan menyelesaikan apa yang sedang Anda lakukan.