Aturan Pola Dasar: -(으)ㄴ/는 데다가
Pola ini berarti "selain itu" atau "tambahan lagi". Pola ini digunakan untuk menambahkan informasi kedua yang terkait pada fakta atau situasi yang sudah ada, seringkali untuk menekankan efek gabungannya.
Pembentukan
Kata Sifat: Tempelkan -ㄴ 데다가 pada kata dasar yang berakhiran vokal (contoh: 크다 → 큰 데다가) dan -은 데다가 pada kata dasar yang berakhiran konsonan (contoh: 작다 → 작은 데다가).
Kata Kerja: Selalu tempelkan -는 데다가 pada kata dasar kerja, terlepas dari apakah berakhiran vokal atau konsonan (contoh: 오다 → 오는 데다가, 먹다 → 먹는 데다가).
Kata Kerja Bentuk Lampau: Tempelkan -았/었- pada kata dasar kerja, diikuti oleh -는 데다가 (contoh: 걸렸다 → 걸렸는 데다가). Ini sering disingkat menjadi -ㄴ/은 데다가 dalam percakapan (contoh: 감기 걸린 데다가).
있다/없다: Ini berfungsi seperti kata kerja, menggunakan -는 데다가 (contoh: 없는 데다가).
Penggunaan
Dua klausa yang dihubungkan oleh pola ini harus saling berkaitan. Biasanya, keduanya sama-sama positif atau sama-sama negatif, yang memperparah situasi secara keseluruhan.
비 오는 데다가 차도 막혀. / 똑똑한 데다가 친절해. / 돈도 없는 데다가 시간도 없어. / 늦은 데다가 지갑도 안 가져왔어.
Nuansa: Memperparah Situasi
Pola ini melakukan lebih dari sekadar mencantumkan dua fakta; pola ini menekankan bagaimana fakta kedua membuat fakta pertama menjadi lebih intens, baik untuk hal yang lebih baik maupun lebih buruk.
Negatif + Negatif
Ini sangat umum digunakan untuk mengeluh atau menjelaskan situasi yang sulit. Klausa kedua membuat keadaan terdengar lebih buruk.
Contoh: 비싼 데다가 맛도 없어. (Harganya mahal, dan yang lebih buruk lagi, rasanya tidak enak.)
Positif + Positif
Gunakan ini untuk memuji seseorang atau mendeskripsikan situasi yang hebat. Klausa kedua menambahkan lapisan kepositifan lainnya.
Contoh: 날씨도 좋은 데다가 경치도 좋아. (Cuacanya bagus, dan selain itu, pemandangannya juga indah.)
Peran '도'
Perhatikan bagaimana partikel 도 (juga, pun) hampir selalu digunakan di klausa kedua. Ini adalah bahan kunci yang memperkuat perasaan "selain itu".