Lingkungan Gugus Konsonan Akhir
Sebuah 겹받침 merupakan blok di akhir suku kata yang memiliki dua huruf konsonan. Di akhir kata atau sebelum konsonan lain, bahasa Korea standar umumnya hanya melafalkan satu anggota pasangan tersebut. Bunyi yang bertahan bergantung pada katanya, dan konsonan berikutnya dapat menambahkan perubahan lebih lanjut.
Cara memprediksi
Baca ejaan normal.
Temukan gugus konsonan akhir.
Periksa apakah kata berakhir di situ atau bunyi berikutnya adalah konsonan.
Gunakan hasil yang sudah diketahui untuk kata tersebut, bukan satu rumus universal.
Ejaannya tetap sama. Pelajaran ini mempersiapkan Anda untuk membandingkan bentuk yang diikuti vokal pada pelajaran berikutnya.
Tabel Ejaan dan Bunyi yang Terverifikasi
Baca ejaan normal terlebih dahulu, lalu bandingkan dengan bantuan bunyi standar. Bentuk dalam tanda kurung siku adalah panduan pelafalan, bukan ejaan alternatif.
Hasil Kata demi Kata
Ejaan · Bunyi · Mengapa
앉다 · [안따] · ㄵ terdengar sebagai ㄴ sebelum ㄷ dan ㄷ berikutnya menjadi tegang.
읽다 · [익따] · Dalam kata ini, ㄺ terdengar sebagai ㄱ sebelum ㄷ dan ㄷ berikutnya menjadi tegang.
없다 · [업따] · ㅄ terdengar sebagai ㅂ sebelum ㄷ dan ㄷ berikutnya menjadi tegang.
삶 · [삼] · Di akhir kata, ㄻ direalisasikan dengan ㅁ.
넓다 · [널따] · Dalam kata ini, ㄼ terdengar sebagai ㄹ sebelum ㄷ dan ㄷ berikutnya menjadi tegang.
닭 · [닥] · Di akhir kata, ㄺ direalisasikan dengan ㄱ.
Ejaan tetap 앉다 읽다 없다 삶 넓다 dan 닭.
Latihan Kalimat Lengkap
Pertahankan ejaan normal tetap terlihat dan dengarkan bunyi penutup yang dipendekkan dalam baris lengkap.
Contoh sebelum konsonan
민호는 의자에 앉고 물을 마셔요. 앉고 umumnya terdengar sebagai [안꼬].
유진은 책을 읽고 메모해요. 읽고 umumnya terdengar sebagai [일꼬], sedangkan 읽다 dalam tabel adalah [익따]. Kata dan konsonan berikutnya sangat penting.