Aturan Pola Dasar: -아/어 놓다/두다
Pola ini menunjukkan bahwa suatu tindakan telah selesai dan keadaan yang dihasilkan sedang dipertahankan, sering kali untuk penggunaan atau kenyamanan di masa depan.
Arti & Penggunaan
Arti: Pola ini melekat pada kata kerja untuk mengungkapkan "melakukan sesuatu dan membiarkannya seperti itu" atau "melakukan sesuatu sebelumnya."
Kapan digunakan: Gunakan saat Anda telah menyiapkan sesuatu, seperti memasak makanan, memesan tiket, atau membiarkan pintu terbuka. Fokusnya adalah pada tindakan yang telah selesai dan keadaan berkelanjutan yang mengikutinya.
Pembentukan
Dibentuk dengan menambahkan -아/어 ke akar kata kerja, diikuti oleh 놓다 (meletakkan/menaruh) atau 두다 (menaruh/meninggalkan).
Akar kata kerja berakhiran ㅏ atau ㅗ: Tambahkan -아 놓다/두다
사다 (membeli) → 사 놓다
보다 (melihat) → 봐 놓다
Akar kata kerja berakhiran vokal lain: Tambahkan -어 놓다/두다
열다 (membuka) → 열어 놓다
켜다 (menyalakan) → 켜 놓다
Kata kerja 하다: Menjadi -해 놓다/두다
준비하다 (menyiapkan) → 준비해 놓다
예매하다 (memesan) → 예매해 놓다
미리 예매해 놨어. / 문 열어 놔. / 밥 해 놨으니까 먹어. / 다 준비해 놨어요.
Sinonim & Perbedaan: 놓다 vs. 두다
Meskipun 놓다 dan 두다 sering dapat dipertukarkan dalam pola ini, ada perbedaan nuansa yang halus. Dalam percakapan sehari-hari, 놓다 jauh lebih umum.
놓다
Nuansa: Cenderung digunakan untuk tindakan fisik yang lebih konkret atau untuk keadaan yang dipertahankan dalam jangka pendek. Ini adalah pilihan default yang bersifat umum.
Contoh Konteks: Membiarkan pintu terbuka (문 열어 놓다), menyalakan AC (에어컨 켜 놓다), atau mencuci piring (설거지해 놓다). Ini semua adalah hasil yang nyata.
두다
Nuansa: Bisa terasa sedikit lebih formal atau sastrawi. Sering kali menyiratkan mempertahankan keadaan untuk jangka waktu yang lebih lama atau untuk konsep yang lebih abstrak. Bisa berarti "membiarkan sesuatu apa adanya" atau "menyisihkan sesuatu untuk nanti."