Kamus ekspresi — artikel lengkap
Kontras & Konsesi · tadinya mau... tapi..., berniat... tapi akhirnya..., hampir saja... tapi...
Akhiran penghubung V+(으)려다가 digunakan untuk menyatakan niat yang terputus atau perubahan rencana. Ini menunjukkan bahwa subjek memiliki niat awal untuk melakukan suatu tindakan, namun niat tersebut tidak sepenuhnya terlaksana. Sebaliknya, tindakan tersebut dihentikan, diubah, atau digantikan oleh tindakan lain.
Pola tata bahasa ini terutama dilekatkan pada kata kerja. Klausa pertama, yang diakhiri dengan (으)려다가, menjelaskan niat awal atau tindakan yang hampir terjadi. Klausa kedua kemudian menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, atau mengapa niat awal tidak terpenuhi. Nuansanya sering kali menyiratkan perubahan mendadak, kesadaran, atau faktor eksternal yang menyebabkan gangguan. Pola ini juga bisa digunakan ketika suatu tindakan sudah dimulai tetapi segera dihentikan atau dialihkan.
Poin penting penggunaan:
V+(으)려다가 dikonjugasikan berdasarkan bunyi akhir dari kata kerja:
Jika kata kerja berakhiran vokal atau konsonan ㄹ (rieul): Tambahkan -려다가.
Jika kata kerja berakhiran konsonan (selain ㄹ): Tambahkan -으려다가.
Walaupun V+(으)려다가 menyatakan niat yang terputus, penting untuk membedakannya dari ekspresi serupa. Misalnya, V+려고 했지만 juga menunjukkan niat yang tidak terpenuhi, tetapi hanya menyatakan niat dan kegagalan berikutnya tanpa harus menyiratkan perubahan atau gangguan seketika pada saat itu. V+(으)려다가 sering kali menyiratkan perubahan yang lebih dinamis atau skenario yang hampir terjadi. Ini juga bisa menyiratkan bahwa tindakan awal sudah dimulai tetapi kemudian segera dihentikan atau dialihkan. Contohnya, "책을 읽으려다가 잠이 들었어요" (Saya tadinya mau membaca buku, tapi saya tertidur) menyiratkan tindakan membaca hampir dimulai atau baru saja dimulai.
Skenario umum untuk V+(으)려다가: