Kamus ekspresi — artikel lengkap
Keadaan & Perkembangan · menjadi, semakin, -kan (pasif)
Pola tata bahasa -아/어 지다 digunakan untuk mengekspresikan perubahan keadaan atau kondisi. Ini menandakan bahwa sesuatu "menjadi" atau "semakin" dalam kondisi tertentu, sering kali menyiratkan perkembangan alami atau transformasi yang tidak disengaja. Pola ini juga dapat berfungsi sebagai penanda kalimat pasif, yang menunjukkan bahwa suatu tindakan dilakukan terhadap subjek, bukan oleh subjek.
-아/어 지다 terutama dilekatkan pada kata sifat untuk menggambarkan bagaimana kualitas atau keadaan berubah seiring waktu atau karena keadaan tertentu. Contohnya, 날씨가 따뜻해지다 (cuaca menjadi hangat). Ketika dilekatkan pada kata kerja, pola ini biasanya membentuk kalimat pasif, yang berarti subjek dikenai tindakan. Contohnya, 문이 열리다 (pintu terbuka sendiri) vs. 문이 열어지다 (pintu dibuka/terbuka). Meskipun banyak kata kerja memiliki bentuk pasif bawaan (misalnya, 먹다 -> 먹히다), -아/어 지다 dapat digunakan dengan jangkauan kata kerja yang lebih luas, terutama ketika perubahan tersebut lebih berkaitan dengan keadaan hasil atau kemungkinan daripada tindakan langsung. Sering kali tersirat bahwa perubahan tersebut tidak disengaja, alami, atau di luar kendali langsung subjek.
Konjugasi -아/어 지다 mengikuti aturan konjugasi standar 아/어:
Walaupun -아/어 지다 dapat berfungsi sebagai penanda pasif, penting untuk membedakannya dari kata kerja pasif bawaan (misalnya, 보다 -> 보이다, 듣다 -> 들리다). Bentuk -아/어 지다 sering kali menekankan keadaan hasil atau kemungkinan/kemudahan suatu tindakan, daripada tindakan pasif langsung oleh pelaku. Contohnya, "문이 열리다" berarti "pintu terbuka (sendiri atau dibuka)," sementara "문이 열어지다" dapat menyiratkan "pintu bisa dibuka / terbuka (mungkin dengan mudah atau tidak sengaja)." Saat digunakan dengan kata sifat, ini adalah cara langsung untuk mengekspresikan "menjadi [kata sifat]." Nuansanya sering kali condong ke arah perubahan bertahap atau alami.